Jumat, 17 Februari 2012


Pemanfaatan Daun Nanas (Ananas comosus) sebagai Bioadsorben logam Ag dan Cu pada Limbah Cair  Industri Perak di Kotagede, Yogyakarta

Eko Budiyanto1, Ardi Yuli Wardani2, dan Winda Nirmala3
1)  Mahasiswa Pendidikan Kimia S1, 2), 3)  Mahasiswa Kimia S1
Universitas Negeri Yogyakarta

RINGKASAN

Industri Perak Kotagede merupakan salah satu industri kreatif yang ada di Yogyakarta. Perkembangan ini menjadi dua sisi mata pisau, dimana semakin berkembangnya industri ini maka semakin tinggi pula jumlah limbah yang dihasilkan. Hal ini akan menjadi sangat parah jika tidak ditangani dengan baik. Diantara limbah yang dihasilkan terdapat logam Ag dan Cu, kadar logam ini mencapai 0,052 ppm dan 11,547 ppm dimana sudah melampaui ambang batas. Namun disisi lain terdapat tumbuhan nanas dimana serat daunnya mengandung banyak sellulosa (69,5-71,5 %) dimana telah kita ketahui bersama bahwa selullosa dapat menjerap logam karena adanya gugus –OH yang cukup melimpah. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah memanfaatkan daun nanas sebagai bioadsorben logam Ag dan Cu pada khususnya. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) Mengetahui karakteristik bioadsorben yang dihasilkan dari daun nanas (Ananas comosus) (b) Mengetahui daya adsorbsi bioadsorben dari daun nanas (Ananas comosus)  terhadap logam Cu dan Ag (c) Mengetahui pengaruh jumlah/luas permukaan  bioadsorben dari daun nanas (Ananas comosus)  terhadap logam Cu dan Ag yang teradsorbsi.
Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu (1) Pembuatan bioadsorben dari daun nanas (Ananas comosus) (2) Karakterisasi bioadsorben dari daun nanas (Ananas comosus). Pembuatan bioadsorben dari daun nanas dilakukan dengan cara mengaktivasi daun nanas yang sudah dihaluskan dengan larutan NaOH 2% selama kira-kira 24 jam. Selanjutnya dilakukan uji karakterisasi bioadsorben dari daun nanas dengan empat tahapan atau empat karakterisasi yaitu (a) Penentuan kadar air (b) Penentuan kadar abu (c) Penentuan daya serap terhadap I2 (d) Penentuan daya serap terhadap logam Cu dan Ag pada limbah cair.
Pada penelitian ini diharapkan memperoleh kesimpulan bahwa semakin besar jumlah/luas permukaan bioadsorben dari kulit nanas (Ananas comosus)  dengan limbah cair industri perak maka semakin banyak logam Cu dan Ag yang teradsorbsi. Selain itu penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi bidang pertaniaan untuk meningkatkan nilai guna tanaman nanas dan bagi bidang industry meningkatkan nilai etika dalam berbisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar